Sosialisasi Dan Awarenes SPMI sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

 

Direktorat Penjaminan Mutu Widyatama (PMW) Universitas Widyatama (UTama) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan awareness terkait Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari yang dibagi dan dua sesi yaitu pada tanggal 18-19 Maret 2025 dimana agenda pada sesi pertama adalah sosialiasi terkait Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Dan pada sesi kedua tanggal 24-25 Maret 2025 merupakan kegiatan penyesuaian terhadap dokumen SPMI sesuai dengan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural akademik dan tim Gugus Kendali Mutu (GKM) yang bertujuan untuk penyamaan persepsi mengenai perubahan dan implikasi peraturan baru tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum. menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis dan mendasar untuk memastikan seluruh proses akademik dan non-akademik berjalan secara konsisten, terstandar, dan berkelanjutan.

SPMI bukan sekadar persyaratan akreditasi, tetapi merupakan sistem yang mendukung pencapaian mutu berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. SPMI harus diterapkan secara sistematis dan terdokumentasi melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Ini sejalan dengan kewajiban penyesuaian sistem pendidikan tinggi yang diatur melalui Surat Edaran Dirjen Diktiristek No. 3 Tahun 2024.Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang dokumen wajib SPMI yang mencakup kebijakan, pedoman penerapan siklus PPEPP, standar SPMI, dan tatacara pendokumentasian dan implementasi SPMI.

Dengan adanya kegiatan ini, UTama berharap seluruh elemen sivitas akademika memahami peran strategis mereka dalam mewujudkan sistem mutu internal yang solid dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang berkelanjutan